Konsultan pajak dalam gambaran masyarakat di Indonesia didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki penghasilan yang gede dengan penampakan yang pas mentereng. Bangsa berpendapat bahwa seorang pemandu pajak tentunya akan sangat mudah bagi memperoleh gaji, apalagi apabila konsultan pajak memiliki klien dengan bisnis besar kursus autocad di bekasi yang sedang perkara dalam menghalangi kewajiban pajaknya. Walaupun tdk seluruh perkiraan masyarakat itu benar, akan tetapi memang waktu ini profesi guna seorang konsultan pajak pada itu naik daun. Malahan saat perombakan birokrasi rezim terutama dalam Direktorat Ketua Pajak (DJP) sedang gencarnya dengan prosedur yang diambil oleh Penguasa negara untuk membasmi praktik Muslihat, Kolusi serta Nepotisme (KKN) antara Personel Pajak dan Wajib Pajak dalam rangka pemenuhan pikulan pajak.

Penegakan hukum perpajakan juga amat gencar dikerjakan oleh kubu DJP. Akibatnya tidak laksana beberapa tahun yang dan kemudian, saat ini Wajib Pajak benar dituntut dalam memenuhi ayahan pajaknya secara tertib, meyakinkan dan terang pada di setiap ketentuan fiskal. Apabila Tetap Pajak masih mencoba-coba dalam memanipulasi serta menggelapkan pajaknya, maka sanksi pidana tutup mengancam. DJP juga telah sangat terbatas dalam taktik ini yang terbukti menggunakan banyaknya Wajib Pajak yang telah disidik serta dipenjarakan. Malahan dalam kurang lebih tahun ke depan, DJP sudah punya wewenang utk mendapatkan petunjuk dan kisah dari di setiap kegiatan warga Indonesia oleh seluruh yayasan (UU KUP). Dengan demikian, maka mulai dari saat ini Tetap Pajak mesti mengetahui serta menguasai semua ketentuan fiskal terbaru yang berlaku, supaya mereka siap melaksanakan klaim pajaknya berdasar pada benar. Tetap Pajak tdk boleh juga melakukan tingkah laku tax evation (menggelapkan pajak).

Dalam kondisi ini, maka fungsi konsultan serupa perencana pajak dan membangun Wajib Pajak untuk memenuhi segala kewajibannya menjadi amat penting. Serta ini valid karena waktu ini tidak seharga perusahaan heran saja yang sangat membutuhkan jasa dari seorang pemandu pajak, perusahaan lokal lebih dari itu orang individu pun banyak sekali yang telah menggunakan jasa pembimbing pajak. Bahkan saat ini larat dibilang bahwa tingkat pikiran dari masyarakat akan pajak sudah super besar bila dibandingkan beserta beberapa tahun lalu. Bangsa sudah menggunakan kesadaran otonom berusaha utk mencari nas terbaru menyerempet perpajakan. Serupa bukti, blog Tax Learning dan FB Tax Learning, saat ini di setiap hari diakses oleh ratusan pengunjung hanya untuk memperoleh informasi mau pun berkonsultasi seturut permasalahan pajak (bukti pengunjung dapat dipandang di statistik berikut). Yang ada membuktikan bahwa sebenarnya pekerjaan sebagai konsultan pajak saat prospeknya semua cerah. Walau dibalik seorang konsultan pajak, masih terjumpa image (akibat masa lalu) bahwa seorang konsultan pajak biasanya main kotor menggunakan kliennya pada menggelapkan pajak.

1. Sudah Mengikuti Ujian Sertifikasi Mentor Pajak

Tata utama bagi menjadi seorang konsultan pajak yang diakui oleh Permerintahan sebuah negara Indonesia adalah telah lulus Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) serta mendapatkan peresmian untuk berpraktek sebagai penginstruksi pajak tatkala wilayah Nusantara (aturan selengkapnya baca di sini). Umumnya orang yang mengikuti USKP, menghadapi larangan dan sukar untuk mara ujian yang ada. Walau sebenarnya soal yang diujikan tidak terlalu rumpil dan merupakan hal yang umum tercipta dalam dunia perpajakan, namun ada saja peserta ujian yang terpenjara dengan soal dan bukan dapat menyembunyikan soal pada baik.



2. Berikan Saham Konsultan Pajak secara Cakap

Di sini sendi utama bagi menjadi seorang konsultan pajak yang sukses. Menjadi seorang konsultan pajak haruslah karatan. Memiliki kemampuan teknis fiskal yang persis[cak] dan dibantu dengan kebulatan yang menjulang dan merespons kode etik serupa konsultan pajak.